Manfaat Menumbuhkan Kumis Bagi Kesehatan

obat penumbuh kumis, penumbuh kumis folti baffi

Tren menumbuhkan kumis kembali dipilih oleh para pria untuk menunjang penampilannya. Banyak pria yang ingin menumbuhkan kumis secara alami demi menonjolkan sisi maskulin dan kejantanan seorang pria. Pria berkumis dianggap lebih macho daripada pria yang tidak berkumis. Apalagi tren menumbuhkan kumis juga diikuti dengan perkembangan fashion yang mengedepankan sisi vintage atau klasik.

Para artis Indonesia maupun mancangera juga kembali eksis di kumis dan brewok yang tumbuh di wajahnya. Hal ini telah menjadi tren masa kini bagi pria muda maupun pria dewasa. Dibalik sisi maskulinitas pria berkumis, ternyata kumis dan brewok juga memberi manfaat bagi kesehatan.

Inilah Manfaat Kumis Bagi Kesehatan Anda

Manfaat kumis bagi kesehatan adalah untuk mengurangi paparan sinar UV (ultraviolet) saat wajah terkenal terik matahari secara langsung. Jika wajah jarang  jarang terbias sinar UV, maka secara otomatis Anda juga terhindar dari resiko terkena kanker kulit. Manfaat Kumis bagi kesehatan juga bermanfaat untuk melindungi kulit, mencegah asma dan mencegah flu. Baca Juga: Cara Menumbuhkan Kumis

Agar kumis tetap memberi manfaat bagi kesehatan Anda, ada baiknya jika Anda tetap memperhatikan kebersihan kumis serta rambut lainnya di wajah Anda. Kumis yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang kuman, bakteri, dan menyebabkan folliculitis atau radang akar rambut. Dampaknya bila tidak diatasi adalah munculnya bengkak-bengkak serta bisul pada kulit.

Bagaimana Cara Merawat dan Membersihkan Kumis yang Benar? Berikut ini merupakan dua cara mudah dalam merawat dan membersihkan kumis yang benar :

  1. Rajin Membersihkan kumis dengan sabun
    Kumis merupakan bagian wajah pria yang oaling vital. Karenanya, membersihkan kumis sama halnya dengan membersihkan wajah. Fokuskan pada area kumis lebih lama, untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel. Selain itu, mencuci kumis dengan sabun secara teratur juga bisa membersihkan bahan-bahan tertentu yang bisa memicu kontak dermatitis atau alergi penyebab gatal-gatal.
  1. Memotong kumis 2 atau 3 hari sekali
    Sempatkan untuk mentrim atau memotong kumis, setidaknya setiap 2 sampai 3 hari sekali. Disamping penampilan Anda menjadi rapih dan bersih, tujuan mentrim agar kumis tidak melebihi batas mulut. Karena, makanan yang menempel pada kumis tentunya sangat berpotensi menjadi sumber bakteri dan penyakit yang merugikan Anda.

Pria berkumis dianggap lebih macho daripada pria yang tidak berkumis

ORDER TELEPON SEKARANG